Solusi Orang Tua · 8 menit

Anak Sulit Membaca Bahasa Inggris: Mulai dari Mana?

Langkah praktis bagi orang tua saat anak menebak kata, sulit blending, atau kehilangan percaya diri ketika membaca bahasa Inggris.

Disusun oleh Phonics World IndonesiaDiperbarui 19 Agustus 2026

Mulailah dengan mencari bagian proses yang belum kokoh—bukan menambah daftar kata untuk dihafal. Kesulitan bisa muncul saat mendengar bunyi, menghubungkan bunyi dengan huruf, melakukan blending, memahami kosakata, atau menjaga fokus.

Amati pola, bukan memberi label

Catat apa yang terjadi ketika anak membaca: apakah ia menebak dari gambar, berhenti pada setiap huruf, tertukar pada bunyi tertentu, atau mampu membaca kata tetapi tidak memahami artinya? Contoh konkret membantu pengajar menentukan titik mulai.

Lima langkah yang dapat dicoba

1. Turunkan tingkat kesulitan

Pilih kata atau teks yang sesuai dengan pola bunyi yang sudah dikenal. Keberhasilan kecil membantu membangun kembali rasa aman.

2. Kembali ke blending lisan

Ucapkan bunyi terpisah secara jelas, lalu minta anak menyatukannya. Jika ini masih sulit tanpa tulisan, perkuat phonemic awareness terlebih dahulu.

3. Latih sedikit tetapi konsisten

Sesi 5–10 menit yang teratur sering lebih nyaman daripada latihan panjang yang membuat anak lelah. Akhiri ketika anak masih merasa berhasil.

4. Pisahkan decoding dan pemahaman

Bacakan cerita yang menarik untuk memperkaya kosakata, sambil memakai teks sederhana untuk latihan decoding. Anak tetap dapat menikmati cerita di atas level bacanya melalui read-aloud.

5. Minta assessment

Assessment edukasional dapat memetakan bunyi, blending, word reading, dan respons anak terhadap aktivitas. Hasilnya digunakan untuk menentukan fokus awal, bukan memberi label medis.

Hal yang sebaiknya dihindari

  • Membandingkan anak dengan saudara atau teman.
  • Memaksa membaca saat anak sangat lelah atau cemas.
  • Menambah target hafalan tanpa memahami hambatan.
  • Menjanjikan hasil dalam waktu yang sama untuk semua anak.

Kapan perlu mencari bantuan lain?

Jika kesulitan berlangsung lama, terjadi juga dalam bahasa utama anak, atau disertai kekhawatiran pada pendengaran, penglihatan, bicara, perhatian, maupun perkembangan lain, bicarakan dengan guru dan profesional kesehatan yang relevan. Program belajar bukan pengganti diagnosis klinis.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah anak hanya kurang latihan?

Belum tentu. Kualitas dan level latihan sama pentingnya dengan frekuensi. Latihan yang terlalu sulit dapat memperkuat kebiasaan menebak.

Haruskah berhenti memakai gambar?

Gambar berguna untuk memahami cerita, tetapi saat latihan decoding anak juga membutuhkan teks yang dapat dibaca berdasarkan pola bunyi yang telah dipelajari.

Apa yang perlu dibawa saat assessment?

Informasi usia, pengalaman belajar, contoh buku atau tugas yang terasa sulit, serta pengamatan orang tua sudah sangat membantu.

Chat