Phonics World Blog

Penyebab Speech Delay yang Perlu Diwaspadai

Does your 3-12-year-old struggle with speech delay or face challenges excelling in English? Let's help them find their voice and confidence.

Setiap anak tumbuh dan berkembang sesuai rentang usianya yang tidak bisa dibandingkan dengan anak lainnya. Salah satu problem yang sering dihadapi orang tua adalah speech delay yang patut diwaspadai oleh para orang tua. Lalu, apa penyebab speech delay pada anak-anak?

Speech delay merupakan gangguan keterlambatan berbicara pada anak yang sudah berumur 2 tahun. Ada banyak penyebab speech delay yang perlu diketahui oleh orang tua. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengantisipasi gejalanya. Penanganan yang tepat, apalagi untuk anak tentu sangat diperlukan.

Faktor Penyebab Speech Delay pada Anak

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab anak mengalami speech delay yang perlu diperhatikan oleh para orang tua, diantaranya sebagai berikut:

  1. Terlalu Banyak Durasi Screen Time

Di zaman digital, saat ini banyak anak yang mulai terpapar dengan gawai sejak dini. Anak yang sering menyaksikan orang tua bermain gadget akan tertarik untuk memainkannya juga. 

Sementara itu, orang tua seringkali mengizinkan anak bermain gadget agar diam. Bahkan banyak anak yang kemudian ketergantungan gadget tanpa pengawasan orang tua.

Padahal durasi screen time yang terlalu banyak dapat menghambat kemampuan berbicara anak. Anak yang terlalu lama menonton televisi atau Youtube akan tumbuh menjadi pribadi yang pasif. 

Oleh sebab itu, screen time dianjurkan bagi anak di atas dua tahun. Karena periode dua tahun kehidupan anak sangatlah penting.

  1. Kurangnya Stimulasi

Sejak di dalam kandungan, bayi sudah bisa merespon setiap stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya. Sehingga, orang tua dianjurkan untuk memberikan stimulasi sebanyak mungkin dan sedini mungkin agar bayi dapat berkembang lebih baik. 

Kurangnya pemberian stimulasi pada anak dapat menyebabkan speech delay. Cara terbaik untuk memberikan stimulasi berbicara pada anak adalah dengan mengajaknya berkomunikasi dan berinteraksi sesering mungkin. 

Dengan memberikan stimulasi yang cukup, maka anak akan terhindar dari speech delay. Ajaklah anak Anda berbicara, bacakan buku cerita, serta bermain bersama agar terhindar dari speech delay.

  1. Gangguan pada Mulut

Faktor medis yang menyebabkan anak mengalami speech delay adalah adanya gangguan pada mulut. Adapun gangguan yang sering terjadi adalah gangguan pada otot mulut anak yang mengakibatkan anak kesulitan berbicara. 

Anak yang belum mampu mengunyah dengan baik juga berpotensi mengalami keterlambatan berbicara.

Salah satu gangguan pada mulut yang dialami anak disebut ankyloglossia yaitu gangguan pada langit-langit mulut yang menyebabkan lidah tidak dapat bergerak bebas. 

Gangguan pada mulut ini bisa mengakibatkan anak kesulitan berbicara dan mengeluarkan kata-kata. Untuk itu, orang tua perlu mewaspadai gangguan ini dan segera berkonsultasi kepada dokter.

  1. Gangguan Pendengaran

Penyebab speech delay lainnya adalah adanya gangguan pendengaran. Pada kasus tertentu gangguan pendengaran dapat berpengaruh pada kemampuan berbicara pada anak-anak. 

Oleh karena pendengaran secara otomatis berpengaruh terhadap kemampuan berbicara. Orang tua perlu melakukan screening pendengaran anak sedini mungkin.

Dengan melakukan screening pendengaran anak sedini mungkin, maka orang tua dapat mengantisipasi keterlambatan berbicara pada anak. Tes pendengaran pada anak bisa dilakukan oleh dokter spesialis THT. Dengan diagnosis sedini mungkin, maka Anda dapat mengantisipasi adanya speech delay pada anak.

Itulah empat penyebab speech delay yang umum dialami oleh anak-anak. Untuk mengantisipasi speech delay pada anak, salah satu caranya adalah dengan mengajarkannya membaca dan mengeja kata. 

Phonics World Indonesia bisa menjadi salah satu pilihan bagi Anda yang ingin melatih kemampuan berbicara pada anak Anda.


Related Articles

Inspiring Phonics English Success Stories

Children engaged in a phonics lesson, exploring the relationship between sounds and letters to boost reading skills.

Pre-Reading English Phonics: Unlocking the Key to Early Childhood Literacy

Scroll to Top