Pernahkah Anda menemui anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara? Kondisi itu dapat disebut dengan speech delay. Anak yang mengalami kondisi tersebut akan kesulitan dalam menyampaikan isi pikirannya sehingga kalimat yang diucapkan akan sulit dipahami oleh lawan bicaranya.
Hati-hati jika Anda menemui kondisi anak yang seperti itu karena tidak bisa dianggap sepele. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan anak sehingga mempengaruhi prestasi akademiknya, hingga rentan mengalami masalah psikologis.
Apa Itu Speech Delay?
Speech delay adalah gangguan perkembangan pada anak yang menyebabkan terlambatnya dalam kemampuan berbicara daripada anak seusianya. Anak dengan gangguan ini akan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri ketika berbicara dan memahami orang lain ketika berbicara.

Lalu kapan anak dianggap mengalami gangguan speech delay? Anda bisa mengacu pada parameter di bawah ini untuk mengamati apakah anak Anda mengalami gangguan kesehatan tersebut atau tidak.
- Usia 2 tahun: Tidak mampu mengucapkan sekitar 25 kata atau menyebutkan nama benda dengan tepat.
- Usia 2,5 tahun: Tidak mampu mengucapkan kalimat frasa, gabungan kata benda, atau menyebutkan nama anggota badan dengan tepat.
- Usia 3 tahun: Tidak mampu mengucapkan kalimat sejumlah 200 kata, atau menyusun kalimat, kesulitan dalam memahami ucapannya sendiri, kesulitan dalam meminta sesuatu dengan tepat.
- Usia di atas 3 tahun: Tidak mampu mengucapkan kata-kata yang sudah dipelajari, atau menyebutkan nama lengkapnya sendiri dengan benar.
Namun jangan salah, anak yang mengalami gangguan kesehatan tersebut sebenarnya memiliki kemampuan dalam berbicara. Hanya saja anak akan kesulitan dalam menghubungkan kalimat yang akan diucapkan karena keterbatasan kosakata dan pemahaman yang dimilikinya.
Anak yang mengalami gangguan ini seringkali disebabkan karena faktor risiko dari orang tua. Anak kurang mendapatkan stimulasi bahasa dari orang tua tetapi sering disuguhkan dengan tontonan televisi dan gadget tanpa pengawasan yang ketat. Lalu bagaimana cara mengatasi anak dengan gangguan tersebut?
Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak yang Tepat
Cara mengatasi masalah kesehatan tersebut pada anak sesuai dengan medis yang tepat adalah dengan melakukan terapi wicara dengan ahlinya. Tidak hanya dengan bantuan dokter saja, tetapi Anda sebagai orang tua juga bisa mengatasi anak yang mengalami gangguan ini secara mandiri di rumah.
- Lebih sering mengajak anak berinteraksi
Cara yang paling mudah untuk mengatasi anak dengan gangguan speech delay adalah sering mengajaknya berinteraksi seperti mengajak berbicara dan merespon setiap gerak-geriknya. Responlah anak ketika menunjukkan gerak gerik seperti melambaikan tangan dengan mengajaknya berbicara.
Selain merespon ketika anak menunjukkan gerak-geriknya, Anda juga bisa berinisiatif untuk mengajaknya berbicara. Ketika memandikannya atau mengganti popok tidak ada salahnya juga jika Anda mengajaknya berbicara.
- Meminta pendapat anak untuk memilih sesuatu
Sebelum memberikan mainan atau makanan kepada anak, cobalah untuk meminta pendapatnya terlebih dahulu seperti apa yang diinginkannya untuk dimakan atau dimainkannya. Hal tersebut dapat membantu anak dalam merespon ucapan orang lain ketika diajak berbicara.
- Membantu anak memahami nama benda
Biasanya anak ketika menginginkan sesuatu akan mengekspresikannya dengan menunjuk. Jika anak dalam kondisi tersebut, cobalah untuk membantunya untuk memahami dan mengucapkan nama benda yang ditunjuk anak sehingga mendorongnya untuk mengucapkan nama itu.
- Sering membacakan cerita
Meskipun terdengar sepele tetapi membacakan cerita kepada anak akan sangat membantu dalam perkembangan anak. Kemampuan berbicaranya dapat meningkat dengan memahami kata-kata dan nama benda di dalam cerita.
Setelah membacakan cerita, Anda bisa mencoba bertanya kepada anak bagaimana tentang cerita yang dibacakan. Hal tersebut dapat memancing anak berbicara meskipun kalimat yang diucapkannya terbatas.
- Mengurangi penggunaan gadget untuk anak
Tanpa Anda sadari dengan memberikan gadget kepada anak dengan dalih agar anak tidak rewel malahan hanya akan memberikan dampak buruk bagi anak. Hal tersebut akan menghambat perkembangan anak dalam pemahaman bahasa dan kosakata yang dikuasainya.
Hal tersebut disebabkan karena anak yang sudah menginjak usia 2 tahun belum memiliki kemampuan dalam mencerna bahasa dan kosakata dengan baik melalui gambar dan audio dari gadget. Oleh karena itu kurangilah anak bermain gadget karena cukup berbahaya bagi perkembangan anak.
Itulah pengertian dan cara mengatasi speech delay dengan tepat. Pantaulah terus perkembangan anak sehingga dapat terhindar dari gangguan kesehatan tersebut. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar gangguan kesehatan di atas, kunjungilah website kami Phonics World Indonesia.


